Rapat program kerja RW

Bersama Bergerak, Bersama Membangun, Bersama Maju. Semangat gotong royong.

Sertijab pengurus PKK RW11

Tingkatkan kesehatan, kesejahteraan, Kebersihan dan keharmonisan keluarga malalui PKK.

Bismillah..... semga lancar segala sesuatunya

Lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman adalah tanggung jawab kita bersama.

Sertijab Ketua RT 06

Membangun Kepercayaan Melalui Transparansi, Mewujudkan Kemajuan Melalui Kebersamaan

Peserta rapat Pembuatan Program Kerja RW 11 Cimahpar Endah 2

Jangan menunggu orang lain bergerak, mulailah dari diri sendiri untuk perubahan yang lebih baik.

Minggu, 21 Juni 2026

Gerak Jalan APRAK 21 Juni 2026

Pagi ini kita memulai perjalanan bersama dari Warung Biru sekitar pukul 07.30 WIB. Dengan suasana yang cerah dan penuh semangat, rombongan langsung bergerak menuju arah Balong Gede dekat rel kereta. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan belok ke kiri menembus jalan menuju Kebonpedes, kemudian masuk ke jalan raya. Setelah beberapa saat, kita kembali melewati gang-gang yang cukup menarik hingga akhirnya keluar di sekitar kantor KUA.

Perjalanan yang tidak terlalu jauh ini terasa sangat menyenangkan karena ditemani canda, tawa, dan obrolan ringan sepanjang jalan. Setelah cukup berkeliling, kita beristirahat sejenak di Warung Paling Asyik (Warung Asyik). Di sana, sambil menikmati makanan dan minuman, kebersamaan semakin terasa hangat. Momen sederhana seperti ini ternyata mampu menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan menambah semangat untuk tetap sehat dan aktif.

Sekitar pukul 10 lewat, kegiatan pun berakhir dan masing-masing peserta kembali ke rumah dengan membawa cerita serta kenangan yang menyenangkan. Terima kasih atas kebersamaan, kekompakan, dan semangat yang telah ditunjukkan oleh semua teman-teman. Semoga momen seperti ini dapat terus kita lakukan di kesempatan berikutnya, sehingga persaudaraan dan rasa kekeluargaan di antara kita semakin erat. Sampai bertemu di kegiatan selanjutnya. 🙏😊

AdR


Rabu, 17 Juni 2026

Silaturahmi warga RT 03

Pada hari Rabu, 17 Juni 2026, ibu-ibu Kelompok PKK RT 03 mengadakan acara silaturahmi bersama Ketua PKK terdahulu, yaitu Ibu Hj. Aan Hasanah. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 17.40 WIB ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi seluruh peserta yang hadir. Suasana kebersamaan terasa hangat sejak awal acara, diwarnai dengan obrolan santai, canda tawa, serta kenangan yang kembali diceritakan bersama.

Pertemuan ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Ibu Hj. Aan Hasanah atas dedikasi serta pengabdiannya selama memimpin dan membina kegiatan PKK di lingkungan RT 03. Banyak kenangan dan pengalaman yang dibagikan selama acara berlangsung, sehingga suasana terasa akrab dan penuh kekeluargaan. Kehadiran beliau tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi ibu-ibu yang selama ini pernah bekerja sama dan berinteraksi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.


Menjelang akhir acara, suasana menjadi semakin haru ketika Ibu Hj. Aan Hasanah menyampaikan sepatah dua patah kata kepada seluruh ibu-ibu yang hadir. Nasihat, doa, dan ungkapan kasih sayang yang beliau sampaikan menyentuh hati banyak peserta, bahkan membuat beberapa ibu tampak terharu. Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar, penuh kehangatan, dan meninggalkan kesan yang mendalam bagi semua yang hadir. Sehat selalu untuk Ibu Hj. Aan Hasanah, semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam setiap langkah kehidupannya. Aamiin.


Pengajian Rabu Masjid Al Hidayah

Allah memberikan umur tiada lain untuk. Eribadah kepadaNya.  Solat malam dapat memperpanjang umur yang barokah. Bepergian adalah bagian dari kesulitan maka diberikan kemudahan dalam beribadah. 
Jika perjalanan sudah selesai hendaklah percepat untuk pulang sebab perjalanan adalah bagian dari ajab (kesulitan)
Pamimpin kudu nukung kani butuh nalang kamu susah, urang kudu hormat ka pemimpin sebab kin di akherat ku allah bakal dimulyaken. Simak bakal nyuciken kana baham, eta dipikarido ku اَللّهُ  siwak bisa nyehatken kana panon. 
Hadist ke 891.
Sebelum nanya atau berkata kata harus salam dulu, "siapa yang berkata sebelum salam maka jangan dijawab". Sebelum menyapa harus memberikan salam dulu. Salam merupakan salah satu aspal husna. Kemudian sebarkan oleh kamu salam tersebut. Jadikanlah budaya dan karakter bagi kamu.Sebetulnya orang muslim dimana bertemu dengan sesamanya maka ia akan mengucapkan salam. Jika salam tidak dijawab maka salam kita akan dijawab oleh malaikat. Ya ayuhannas asu salam, berikanlah orang lapar makanan dan dirikanlah sholat malam, maka kami akan masuk surga.
"Dengarkanlah ilmu, pahami, dan amalkan. Taatilah Allah dan Rasul-Nya dalam setiap aspek kehidupan. Bagi seorang istri, taatilah suami selama perintahnya tidak mengandung maksiat dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Sebab, ketaatan kepada Allah adalah jalan menuju keberkahan dan keselamatan."
AdR.

Gerak jalan pagi cme2 sulabumi

Rute goalpara sukakopi

Kegiatan jalan pagi di Lapang Merdeka

Kegiatan jalan pagi ibu-ibu PKK di lapang Merdeka. Dilaksanakan pada tgl 17 Juni 2026. Berangkat dari Cimahpar pukul 06.00 pagi hari. 
Kompak dan sehat......

Selasa, 16 Juni 2026

Belajar ngaji di masjid Al Hidayah

Botram di Rumah Pak Heri, Jl belibis

Pendahuluan

Indonesia memiliki banyak tradisi yang mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong. Salah satu tradisi yang masih lestari di masyarakat Sunda adalah botram. Tradisi ini bukan sekadar kegiatan makan bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun rasa persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.


Pengertian Botram

Botram adalah tradisi makan bersama khas masyarakat Sunda yang biasanya dilakukan dengan cara berkumpul di suatu tempat, kemudian menikmati makanan yang dibawa dari rumah masing-masing atau disiapkan secara gotong royong. Makanan biasanya disusun di atas daun pisang yang memanjang dan disantap bersama-sama dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Dalam bahasa Sunda, botram identik dengan kegiatan makan bersama secara sederhana namun penuh makna. Tradisi ini dapat dilakukan di rumah, balai warga, kebun, sawah, maupun tempat terbuka lainnya.


Sejarah dan Filosofi Botram

Botram telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Sunda sejak lama. Tradisi ini lahir dari kehidupan masyarakat agraris yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kebersamaan. Setelah bekerja bersama di sawah atau melakukan kegiatan sosial, masyarakat berkumpul untuk menikmati makanan bersama sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.

Filosofi utama botram adalah:

  1. Kebersamaan – Semua peserta duduk sejajar tanpa membedakan status sosial.
  2. Gotong Royong – Setiap orang berkontribusi membawa atau menyiapkan makanan.
  3. Berbagi Rezeki – Makanan yang dibawa dinikmati bersama tanpa memandang siapa yang membawanya.
  4. Silaturahmi – Menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga dan keluarga.
  5. Rasa Syukur – Ungkapan syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Tuhan.

Menu yang Umum Disajikan

Dalam kegiatan botram, makanan yang disajikan biasanya merupakan makanan khas Sunda, seperti:

  • Nasi liwet
  • Ayam goreng
  • Ikan asin
  • Pepes ikan
  • Tempe dan tahu
  • Lalapan segar
  • Sambal
  • Kerupuk
  • Aneka buah-buahan

Makanan tersebut ditata secara memanjang di atas daun pisang sehingga semua peserta dapat menikmatinya bersama-sama.

Manfaat Tradisi Botram

Tradisi botram memiliki banyak manfaat, antara lain:

1. Mempererat Silaturahmi

Botram menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul, berbincang, dan memperkuat hubungan sosial.

2. Menumbuhkan Gotong Royong

Setiap peserta berpartisipasi dalam menyiapkan makanan dan perlengkapan sehingga tercipta rasa tanggung jawab bersama.

3. Melestarikan Budaya Lokal

Botram membantu generasi muda mengenal dan mencintai budaya Sunda yang diwariskan oleh para leluhur.

4. Membangun Persatuan

Melalui makan bersama, perbedaan latar belakang sosial, ekonomi, maupun usia menjadi tidak terasa karena semua duduk dan menikmati hidangan yang sama.

Botram di Era Modern

Di era modern, tradisi botram masih sering dilakukan dalam berbagai kegiatan seperti acara keluarga, pertemuan RT/RW, kegiatan sekolah, komunitas, hingga perusahaan. Bahkan banyak kegiatan sosial dan budaya yang mengangkat kembali konsep botram sebagai sarana memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang semakin individualistis.

Penutup

Botram merupakan warisan budaya Sunda yang mengajarkan pentingnya kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur. Di tengah perkembangan zaman, tradisi ini tetap relevan karena mampu mempererat hubungan antarmanusia dan memperkuat persatuan masyarakat. Oleh karena itu, botram tidak hanya layak dilestarikan, tetapi juga dapat menjadi inspirasi untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis dan penuh kekeluargaan.

AdR

Motto Botram: "Dahar babarengan, silaturahmi ngaraketkeun dulur, gotong royong nguatkeun lembur."
(Makan bersama mempererat persaudaraan, gotong royong memperkuat kampung.)