Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi

Minggu, 28 Juni 2026

Juni 28, 2026 | by cme2 | 5 comments

 
















Sukabumi – Suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan nilai-nilai kepedulian mewarnai kegiatan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim (MT) Halimatussadiyyah di Masjid Al-Hidayah, Perumahan Cimahpar Endah 2, Kampung Pasirhalang, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu pagi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 120 peserta yang seluruhnya mengenakan busana muslim, sehingga menghadirkan suasana religius dan penuh kekhidmatan.

Kegiatan sosial keagamaan ini diprakarsai oleh Ibu dr. Winda, Ibu Hj. Aan Hasanah, beserta jajaran panitia MT Halimatussadiyyah yang telah bekerja sama mempersiapkan acara dengan baik. Turut hadir pula Ibu Hj. Nina Ade selaku Ibu RW, pengurus DKM Masjid Al-Hidayah, para tokoh masyarakat, jamaah majelis taklim, serta warga sekitar yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang menambah kekhusyukan suasana. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh perwakilan panitia, Ketua RW, serta Ketua DKM Masjid Al-Hidayah. Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, kemudian diakhiri dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa kegiatan santunan bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi juga merupakan upaya menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian serta kasih sayang dari lingkungan sekitarnya.

Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap kesejahteraan anak yatim. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 220:

"...Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim. Katakanlah, 'Memperbaiki keadaan mereka adalah baik...'" (QS. Al-Baqarah: 220).

Selain itu, Allah SWT juga mengingatkan umat Islam dalam Surah Ad-Dhuha ayat 9:

"Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang." (QS. Ad-Dhuha: 9).

Ayat-ayat tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga, menyayangi, dan membantu anak yatim merupakan bagian dari ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Keutamaan menyantuni anak yatim juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Beliau bersabda:

"Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini." Kemudian Rasulullah SAW mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah beliau yang dirapatkan. (HR. Bukhari).

Hadis tersebut menunjukkan betapa besar kemuliaan orang-orang yang memberikan perhatian dan kepedulian kepada anak yatim, baik melalui bantuan materi, pendidikan, maupun kasih sayang.

Lebih dari sekadar memberikan santunan, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun budaya gotong royong di tengah masyarakat. Semangat berbagi yang ditunjukkan oleh MT Halimatussadiyyah beserta seluruh pihak yang terlibat diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Sebagaimana ungkapan motivasi yang sarat makna, "Harta terbaik bukanlah yang kita simpan, melainkan yang mampu kita manfaatkan untuk menghadirkan senyum dan harapan bagi orang lain." Setiap kebaikan, sekecil apa pun, akan menjadi investasi amal yang tidak akan pernah sia-sia di sisi Allah SWT.

Melalui kegiatan santunan ini, MT Halimatussadiyyah bersama seluruh elemen masyarakat Cimahpar Endah 2 telah menunjukkan bahwa kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi merupakan fondasi penting dalam membangun lingkungan yang harmonis, religius, serta penuh kasih sayang. Semoga kegiatan yang penuh keberkahan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat), demi terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang semakin peduli, rukun, dan diridhai Allah SWT.







Read More

Sabtu, 27 Juni 2026

Juni 27, 2026 | by cme2 | No comments

 





Read More
Juni 27, 2026 | by cme2 | No comments

 

Kegiatan pengajian ibu ibu PKK di RW 11 Cimahoar Endah 2 Pasirhalang Sujaraja Sukabumi.

Read More
Juni 27, 2026 | by cme2 | No comments

 



Read More
Juni 27, 2026 | by cme2 | No comments

 OBROLAN TENGAH MALAM DENGAN TOEAN BERRETTY

Dinn Wahyudin

Malam itu angin Bandung berembus pelan dari arah utara. Dari teras Villa Isola, lampu-lampu kota tampak berkelip di kejauhan. Bangunan megah itu berdiri anggun, seolah tak terusik oleh waktu.Dalam lamunan, saya membayangkan duduk berhadapan dengan seorang lelaki yang telah lama meninggalkan dunia. Jas putihnya rapi. Wajahnya tenang. Matanya memandang jauh ke arah pegunungan.Dialah Dominique Willem Berretty.Raja media. Sosialita. Playboy. Sekaligus pemilik Villa Isola."Toean Berretty," saya membuka percakapan, "hampir satu abad setelah kepergian Anda, orang masih membicarakan nama Anda."Ia tersenyum tipis."Semoga bukan hanya karena kisah cinta saya."Saya ikut tersenyum."Sayangnya, justru itu yang paling sering dibicarakan."Berretty tertawa kecil."Begitulah dunia. Orang lebih senang mendengar kisah asmara daripada laporan keuangan.""Tapi sebelum sampai ke sana," kata saya, "izinkan saya bertanya tentang akhir perjalanan hidup Anda."Berretty terdiam sejenak.Angin malam terasa lebih dingin."Desember 1934," lanjut saya. "Pesawat DC-2 Uiver yang Anda tumpangi jatuh dalam perjalanan Amsterdam menuju Batavia."Ia mengangguk perlahan, mata nya redup."Ya. Perjalanan terakhir saya." Suaranya pelan nyaris tak terdengar dengan mata berbinar. "Koran Sipatahoenan menulis berita duka tentang Anda. Mereka menyebut Anda seorang yang kaya raya, dermawan, dan terkenal karena berbagai kisah cintanya."

Berretty termenung seperti menahan sesuatu."Mereka tidak sepenuhnya salah.""Koran itu juga menulis bahwa bersama pesawat tersebut ikut musnah sekitar lima puluh satu ribu surat yang hendak dikirim ke Indonesia.""Saya ingat," katanya lirih dengan mata berbinar. "Kadang sejarah mengingat jumlah surat yang hilang lebih lama daripada nama para penumpangnya."Saya memandang lelaki itu. Sulit membayangkan bahwa sosok yang tampak santai di hadapan saya pernah menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di Hindia Belanda.

"Tuan lahir dari ayah berdarah Italia dan ibu pribumi Jawa. Apakah masa kecil itu membentuk ambisi Anda?" "Tentu saja." "Mengapa?" "Saya hidup di antara dua Dunia," jawabnya. "Tidak sepenuhnya diterima sebagai Eropa. Tidak sepenuhnya dianggap pribumi. Jadi saya belajar satu hal: kalau ingin dihormati, saya harus menciptakan jalan saya sendiri." "Maka Anda memilih dunia jurnalistik?" "Awalnya hanya pekerjaan sampingan," kata Berretty. "Saya bekerja di PTT, lalu menulis berita untuk Java Bode. Namun lama-kelamaan saya menyadari satu hal: Informatie is Macht atau informasi adalah kekuasaan, dalam logat bahasa Belanda yang pasih. "Tahun 1917 Anda mendirikan ANETA?" Wajahnya langsung berbinar. "Itu anak kesayangan saya." "ANETA memiliki moto yang terkenal: Altijd nummer Een, Trots Alles. "Selalu nomor satu, berapa pun biayanya," jawabnya mantap. "Sangat ambisius." "Memang." "Dan ternyata berhasil." "Syukurlah." Jawabannya singkat, tetapi cukup untuk menggambarkan keyakinan yang pernah mengantarkannya menjadi salah satu tokoh media paling berpengaruh di Hindia Belanda.

Dari ANETA, berita mengalir ke berbagai penjuru negeri. Bersamaan dengan itu, kekayaan pun datang. Nama Berretty semakin dikenal. Ia memiliki rumah-rumah mewah, mobil mahal, dan pergaulan elite yang hanya bisa dimasuki segelintir orang. Namun seperti biasa, publik lebih tertarik pada kehidupan pribadinya daripada keberhasilan bisnisnya. "Dan tentu saja," kata saya sambil tersenyum, "orang lebih suka membicarakan perempuan-perempuan dalam hidup Anda."

Berretty tertawa pelan.

"Nah, akhirnya kita sampai juga ke topik itu."

"Konon Anda menikah enam kali."

"Saya tidak pernah menganggapnya sebagai prestasi."

"Tetapi banyak orang tampaknya menganggap demikian."

Ia hanya menggeleng sambil tersenyum.


Malam terasa semakin tenang. Angin berembus perlahan melewati teras Villa Isola. Saya merasa inilah saat yang tepat untuk mengajukan pertanyaan yang sejak awal memenuhi rasa penasaran saya.

"Tuan Berretty, benarkah Villa Isola dibangun karena seorang perempuan?"

Kali ini ia tidak langsung menjawab.

Matanya beralih ke bangunan megah yang berdiri di belakang kami. Seolah ada kenangan lama yang sedang dipanggil kembali.

"Orang masih mempercayai cerita itu?" tanyanya.

"Sangat banyak."

"Lalu apa yang mereka ceritakan?"

"Sekitar tahun 1932 Anda menjalin hubungan dengan salah seorang putri Gubernur Jenderal Cornelis de Jonge."

Ia mengangguk kecil.

"Lanjutkan."

"Hubungan itu tidak direstui."

Wajahnya tetap tenang, tetapi senyumnya perlahan memudar.

"Dan?"

"Anda merasa dihina."

Berretty menarik napas panjang, raut mukanya memudar.

"Kadang manusia bisa menerima kehilangan," katanya pelan. "Yang sulit diterima adalah ketika dirinya dianggap tidak cukup pantas."

"Jadi cerita itu benar?"

Ia menatap saya sebentar.

"Saya tidak mengatakan benar."

"Tapi Anda juga tidak membantah."

"Itu membuat ceritanya lebih menarik, bukan?"

Saya tertawa kecil.

"Tuan memang pandai menjaga misteri."

"Mungkin karena sebagian misteri lebih indah daripada jawabannya."

"Tapi apakah Villa Isola merupakan bentuk balas dendam karena cinta yang ditolak?"

Ia menggeleng perlahan.

"Balas dendam terdengar terlalu keras."

"Lalu apa?"

"Mungkin pembuktian."

"Pembuktian kepada siapa?"

"Kepada siapa pun yang pernah menganggap saya tidak cukup baik."

Kalimat itu diucapkan dengan tenang, tetapi terasa menyimpan luka yang dalam.

Saya membayangkan seorang lelaki yang telah membangun kerajaan media, memiliki kekayaan berlimpah, dan dikenal luas. Tetapi ia masih harus berhadapan dengan tembok-tembok status sosial yang sulit ditembus.

"Lalu Anda menghubungi Schoemaker?"

"Ya."

"Apa yang Anda minta kepadanya?"

Berretty tersenyum tipis.

"Saya hanya berkata, bangunkan sebuah rumah yang membuat orang berhenti, menoleh, lalu mengingatnya."

"Berapa pun biayanya?"

"Berapa pun."

Kami berjalan memasuki bangunan Vila Isola. Cahaya bulan menyusup melalui jendela-jendela besar. Lengkungan-lengkungan Art Deco tampak elegan dalam suasana malam yang hening.

Di dekat pintu utama saya berhenti.

"Tuan, ada satu hal yang selalu membuat saya penasaran."

"Saya sudah bisa menebaknya." Ia berucap lirih.

"M'Isolo E Vivo?"

Ia tersenyum ringan.

"Semua orang selalu bertanya tentang itu."

"Itu bahasa Italia?"

"Ya."

"Lalu apa artinya bagi Anda?"

Untuk pertama kalinya, Berretty tampak berpikir cukup lama sebelum menjawab.


Ia memandang keluar jendela, ke arah lampu-lampu Bandung yang berkelip di kejauhan. Ia berkata lirih.

"Mengucilkan diri untuk tetap hidup."

"Sebuah kalimat yang terdengar sedih."

"Mungkin."

"Kalimat seorang yang patah hati?"

"Mungkin."

"Atau seseorang yang kecewa?"

"Mungkin juga."

Saya tertawa kecil.

"Tuan selalu menjawab dengan kata mungkin."

Ia ikut tersenyum tipis dengan mata yang berbinar.

"Karena hidup tidak pernah sesederhana hitam dan putih. Banyak hal berada di antara keduanya."


Malam semakin larut...

Sebelum percakapan berakhir, saya mengajukan satu pertanyaan terakhir.

"Jika hari ini orang bertanya apakah Villa Isola adalah monumen cinta yang gagal, apa jawaban Anda?"

Berretty memandang bangunan itu cukup lama.

Lalu ia berkata pelan,

"Setiap orang melihat sebuah bangunan sesuai pengalaman hidupnya."

"Maksudnya?"

"Orang yang pernah patah hati akan menemukan kisah cinta di dalamnya. Orang yang ambisius akan melihat keberhasilan. Orang yang kesepian akan melihat pengasingan."

"Lalu Tuan sendiri melihat apa?"

Ia tersenyum tipis dengan wajah berbinar.

"Kehidupan."

Jawaban itu sederhana, tetapi entah mengapa terasa sangat dalam.

Tak lama kemudian angin malam bertiup lebih kencang. Saya berkedip sesaat. Ketika kembali menoleh, sosok Berretty perlahan memudar bersama bayangan malam.

Yang tersisa hanyalah Villa Isola yang berdiri anggun dalam keheningan.

 Sebuah kalimat yang terus bergaung di kepala saya.

“M'Isolo E Vivo”

Apakah itu jeritan cinta yang tak sampai?

Ataukah pengakuan seorang lelaki yang memilih menyendiri demi bertahan hidup?

Barangkali Tuan Berretty sengaja membawa jawabannya pergi.

Membiarkan generasi demi generasi terus menebak-nebak makna yang tersembunyi di balik bangunan itu.

Ketika langkah kaki saya meninggalkan teras Villa Isola, saya tiba-tiba tersadar. Sejak tadi saya merasa benar-benar sedang berbincang dengan Tuan Berretty, padahal lelaki itu telah meninggal lebih dari sembilan puluh tahun yang lalu. 

Tidak ada kursi yang bergeser. Tidak ada suara yang sungguh-sungguh terdengar. Yang ada hanyalah imajinasi yang dipantik oleh sejarah, arsitektur, dan jejak kehidupan yang masih tertinggal di tempat ini.


Dalam sunyi tengah malam Bandung tahun 1934, semuanya terasa begitu nyata.

Mungkin memang ada semacam keajaiban kecil dalam setiap peninggalan sejarah. Bukan mistis yang menakutkan. Melainkan perasaan bahwa masa lalu sesungguhnya tidak pernah benar-benar pergi. Ia tetap hidup dalam cerita. Dalam kenangan. Dalam bangunan tua yang masih berdiri melawan waktu.

Dan malam itu, sebelum meninggalkan Villa Isola, saya merasa seolah mendengar kembali bisikan yang datang entah dari mana:

”M'Isolo E Vivo”.

Sebuah kalimat tua yang masih menyimpan rahasia.

Sebuah rahasia yang mungkin hanya diketahui oleh Tuan Berretty seorang.

Malam semakin larut. Hening. Sunyi. Membisu.

Read More

Jumat, 26 Juni 2026

Juni 26, 2026 | by cme2 | No comments


 Alhamdulillāh, kegiatan pengajian santri dan santriwati yang berada di bawah bimbingan Ibu Hj. Aan dan Ibu Eti dari Pokja I PKK terus berlangsung secara istiqamah setiap hari Jumat. Hingga saat ini, kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 30 orang santri dan santriwati yang penuh semangat dalam menuntut ilmu agama. Suasana pengajian berlangsung hangat, akrab, dan menyenangkan, sehingga setiap peserta merasa nyaman untuk belajar membaca Al-Qur'an, memahami ajaran Islam, memperdalam akhlak mulia, serta mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Islam, menuntut ilmu merupakan ibadah yang memiliki kedudukan sangat tinggi. Allah Swt. berfirman:

> "Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."

(QS. Al-Mujādilah [58]: 11).

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

> "Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga."

(HR. Muslim).

Secara ilmiah, pendidikan agama yang dilakukan secara rutin sejak usia dini terbukti mampu membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, memperkuat kecerdasan spiritual, serta membangun kepedulian sosial. Teori pendidikan karakter juga menjelaskan bahwa pembiasaan yang dilakukan secara konsisten akan membentuk perilaku positif yang melekat hingga dewasa.

Semoga pengajian rutin ini senantiasa menjadi ladang amal jariyah bagi para pembimbing, orang tua, dan seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini. Dengan keberkahan ilmu yang dipelajari, diharapkan lahir generasi yang beriman, berilmu, berakhlakul karimah, cinta Al-Qur'an, hormat kepada orang tua dan guru, serta mampu menjadi penerus bangsa yang membawa manfaat bagi agama, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. Aamiin Yā Rabbal 'Ālamīn.

Read More
Juni 26, 2026 | by cme2 | No comments


🌿 Kebersihan Sebagian dari Iman, Lingkungan Bersih Cerminan Masyarakat Sehat 🌿



"Kebersihan adalah sebagian dari iman." Kalimat yang sangat akrab di telinga umat Islam ini bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Lingkungan yang bersih mencerminkan masyarakat yang peduli, sehat, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan alam di sekitarnya.

Pada hari Sabtu, 6 Juni 2026, ibu-ibu PKK RW 11 Cimahpar Endah 2 melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ibu Ketua RW 11 dengan penuh semangat, kekompakan, dan rasa kebersamaan. Seluruh peserta bekerja bahu-membahu membersihkan jalan lingkungan, saluran air, dan area sekitar permukiman sehingga kegiatan berlangsung dengan tertib, efektif, dan memberikan hasil yang nyata.

Dari sudut pandang kesehatan, lingkungan yang bersih memiliki peranan yang sangat penting dalam mencegah berbagai penyakit. Sampah yang menumpuk dan saluran air yang tersumbat dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah, lalat pembawa bibit penyakit, serta berbagai mikroorganisme yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Sebaliknya, lingkungan yang bersih akan menciptakan udara yang lebih segar, mengurangi risiko penyakit menular, serta meningkatkan kualitas hidup seluruh warga.

Allah SWT juga memerintahkan umat-Nya untuk menjaga kebersihan dan kesucian. Dalam Al-Qur'an Allah berfirman:

> "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri."
(Al-Qur'an, Surah Al-Baqarah ayat 222).

Selain itu, Rasulullah ﷺ bersabda:

> "Kebersihan adalah sebagian dari iman."
(Hadis yang sangat masyhur di kalangan umat Islam.)

Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga PKK RW 11 Cimahpar Endah 2 merupakan wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan seperti ini tidak hanya membuat lingkungan menjadi bersih dan indah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan, serta menjadi teladan bagi generasi muda agar senantiasa menjaga kebersihan di mana pun berada.

Mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya, bukan hanya ketika ada kegiatan kerja bakti, tetapi dalam kehidupan sehari-hari. Karena lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama dan merupakan investasi bagi kesehatan serta kenyamanan seluruh warga.

Slogan untuk kita semua:
Bersih Lingkunganku, Sehat Keluargaku.
Kebersihan Pangkal Kesehatan.
Lingkungan Bersih, Hidup Lebih Bersih dan Berkah. Gotong Royong Hari Ini, Lingkungan Asri Sepanjang Hari.Jangan Wariskan Sampah, Wariskan Kepedulian.
RW Bersih, Warga Sehat, Hidup Bermartabat.

RW 11 Cimahpar Endah 2
"Bersama Menjaga Kebersihan, Bersama Mewujudkan Lingkungan yang Sehat, Indah, dan Penuh Keberkahan." 🌿🤝
Read More

Kamis, 25 Juni 2026

Juni 25, 2026 | by cme2 | No comments
Bismillah...
Bapa, ibu pengurus Rukun Warga . Ijin share rencana kegiatan PKK yang telah disepakati dalam rapat tgl 23 Juni 2026 dengan dihadiri ketua kelompok PKK, para ketua pokja dan ibu² RT serta ibu² bendahara dan sekretaris untuk pembahasan tentang program kerja PKK untuk kedepannya. 
Alhamdulillah telah menghasilkan kesepakatan kegiatan. Diantaranya :
POKJA I :
1. Telah dilaksanakan dan akan berlanjut pengajian ba'da subuh setiap hari Jum'at, Sabtu dan Minggu.
2. Akan dilaksanakan kerja bakti serentak tiap hari jum'at pagi ( jum'at bersih) pada jam 7.30 di lingkungan masing² (minimal depan rumah sendiri). Dan untuk kebersihan lapangan, tiap RT mewakilan 3 orang. Mulai pelaksanaan hari jum'at minggu ini tgl 26 Juni 2026.
3. Para santri/santriwati kedepannya ingin diberikan pelatihan bela diri. Tidak menutup kemungkinan untuk anak² yg lain juga di luar para santri pengajian mesjid Al-Hidayah.
4. Akan diadakan penyuluhan/ sosialisasi pencegahan KDRT pada bln September
5. Pelatihan dan perekrutan rukun kematian (memandikan jenazah)
6. Membuat tim untuk program anak asuh 


POKJA II.
1. Untuk meningkatkan minat baca, akan membuat Pojok Baca di salah satu ruangan di Balai Pertemuan Warga
2. Memberikan keterampilan di dalam pertemuan PKK ( tidak menutup kemungkinan usulan dari ibu² semua untuk jenis keterampilannya)
3. Membuat Koprasi simpan pinjam dan sembako yg akan di mulai bln Agustus 2026 (berkolaborasi dgn pokja 3)


POKJA III
1. Akan mengadakan penyuluhan tentang Aku hatinya PKK dlm pemanfaatan pekarangan dgn menanam tanaman pangan, buah dan apotek hidup
2. Penyuluhan beraneka ragam makanan dgn menerapkan pols pangan 3B ( Beragam, Bergizi dan Berimbang)
3. Lomba kebersihan lingkungan ( berkolaborasi dgn pokja I)
4. Penguatan ekonomi keluarga dgn pemanfaatan potensi sumber daya yg dimiliki dgn mengembangkan usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K)
5. Pembentukan dan pengembangan toko PKK ( berkolaborasi dgn pokja II), dengan meningkatkan daya beli barang² lokal
6. Penyuluhan gerak wajib membaca dgn pendirian pojok baca ( berkolaborasi dgn pokja II)
7. Untuk menambah kas PKK, akan dilaksanakan pengumpulan limbah plastik/dus dari tiap² sampah rumah tangga.


POKJA IV
1. Tetap melaksanakan program Posyandu Balita yg di tempatkan di Ciseke ( dipantau oleh para kader dari Cimahpar) dan Posyandu lansia 
2. Melaksanakan senam bagi para lansia saat penimbangan
3. Mendatangkan Dokter di setiap 3 bln sekali.


Sie OLAH RAGA
1. Pelaksanaan JJP dilaksanakan setiap hari Rabu pagi
2. Tenis meja untuk ibu² dilaksanakan hari Selasa dan Sabtu selesai senam pagi
3. Senam pagi dilaksanakan tiap hari Selasa dan Sabtu


Catatan :
1. Akan diadakan program vaksin gratis untuk hewan peliharaan yg akan dilaksanakan pada tgl 30 Juni 2026, pukul 09.00 - selesai yg bertempat di lapangan olah raga depan mesjid Al-Hidayah Cimahpar Endah 2.
2. Untuk poin pengumpulan limbah plastik dan dus, di mohon kepada semua ibu² RT menghimbau warga di RT nya masing² untuk mengumpulkan bekas botol/gelas minuman di dlm kantong kresek/ karung, yg akan di ambil oleh petugas setiap 1 atau 2 minggu sekali.

Demikian hasil pertemuan/rapat PKK.
Semoga semua program dapat berjalan dengan dukungan dan kerja sama dari semua pihak. Semoga berjalan lancar dan hasil yg baik dan bermanfaat .
Read More

Minggu, 21 Juni 2026

Juni 21, 2026 | Posted in , , by cme2 | No comments

Pagi ini kita memulai perjalanan bersama dari Warung Biru sekitar pukul 07.30 WIB. Dengan suasana yang cerah dan penuh semangat, rombongan langsung bergerak menuju arah Balong Gede dekat rel kereta. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan belok ke kiri menembus jalan menuju Kebonpedes, kemudian masuk ke jalan raya. Setelah beberapa saat, kita kembali melewati gang-gang yang cukup menarik hingga akhirnya keluar di sekitar kantor KUA.

Perjalanan yang tidak terlalu jauh ini terasa sangat menyenangkan karena ditemani canda, tawa, dan obrolan ringan sepanjang jalan. Setelah cukup berkeliling, kita beristirahat sejenak di Warung Paling Asyik (Warung Asyik). Di sana, sambil menikmati makanan dan minuman, kebersamaan semakin terasa hangat. Momen sederhana seperti ini ternyata mampu menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan menambah semangat untuk tetap sehat dan aktif.

Sekitar pukul 10 lewat, kegiatan pun berakhir dan masing-masing peserta kembali ke rumah dengan membawa cerita serta kenangan yang menyenangkan. Terima kasih atas kebersamaan, kekompakan, dan semangat yang telah ditunjukkan oleh semua teman-teman. Semoga momen seperti ini dapat terus kita lakukan di kesempatan berikutnya, sehingga persaudaraan dan rasa kekeluargaan di antara kita semakin erat. Sampai bertemu di kegiatan selanjutnya. 🙏😊

AdR


Read More

Rabu, 17 Juni 2026

Juni 17, 2026 | by cme2 | No comments

Pada hari Rabu, 17 Juni 2026, ibu-ibu Kelompok PKK RT 03 mengadakan acara silaturahmi bersama Ketua PKK terdahulu, yaitu Ibu Hj. Aan Hasanah. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 17.40 WIB ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi seluruh peserta yang hadir. Suasana kebersamaan terasa hangat sejak awal acara, diwarnai dengan obrolan santai, canda tawa, serta kenangan yang kembali diceritakan bersama.

Pertemuan ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Ibu Hj. Aan Hasanah atas dedikasi serta pengabdiannya selama memimpin dan membina kegiatan PKK di lingkungan RT 03. Banyak kenangan dan pengalaman yang dibagikan selama acara berlangsung, sehingga suasana terasa akrab dan penuh kekeluargaan. Kehadiran beliau tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi ibu-ibu yang selama ini pernah bekerja sama dan berinteraksi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.


Menjelang akhir acara, suasana menjadi semakin haru ketika Ibu Hj. Aan Hasanah menyampaikan sepatah dua patah kata kepada seluruh ibu-ibu yang hadir. Nasihat, doa, dan ungkapan kasih sayang yang beliau sampaikan menyentuh hati banyak peserta, bahkan membuat beberapa ibu tampak terharu. Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar, penuh kehangatan, dan meninggalkan kesan yang mendalam bagi semua yang hadir. Sehat selalu untuk Ibu Hj. Aan Hasanah, semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam setiap langkah kehidupannya. Aamiin.


Read More
Juni 17, 2026 | by cme2 | No comments
Allah memberikan umur tiada lain untuk. Eribadah kepadaNya.  Solat malam dapat memperpanjang umur yang barokah. Bepergian adalah bagian dari kesulitan maka diberikan kemudahan dalam beribadah. 
Jika perjalanan sudah selesai hendaklah percepat untuk pulang sebab perjalanan adalah bagian dari ajab (kesulitan)
Pamimpin kudu nukung kani butuh nalang kamu susah, urang kudu hormat ka pemimpin sebab kin di akherat ku allah bakal dimulyaken. Simak bakal nyuciken kana baham, eta dipikarido ku اَللّهُ  siwak bisa nyehatken kana panon. 
Hadist ke 891.
Sebelum nanya atau berkata kata harus salam dulu, "siapa yang berkata sebelum salam maka jangan dijawab". Sebelum menyapa harus memberikan salam dulu. Salam merupakan salah satu aspal husna. Kemudian sebarkan oleh kamu salam tersebut. Jadikanlah budaya dan karakter bagi kamu.Sebetulnya orang muslim dimana bertemu dengan sesamanya maka ia akan mengucapkan salam. Jika salam tidak dijawab maka salam kita akan dijawab oleh malaikat. Ya ayuhannas asu salam, berikanlah orang lapar makanan dan dirikanlah sholat malam, maka kami akan masuk surga.
"Dengarkanlah ilmu, pahami, dan amalkan. Taatilah Allah dan Rasul-Nya dalam setiap aspek kehidupan. Bagi seorang istri, taatilah suami selama perintahnya tidak mengandung maksiat dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Sebab, ketaatan kepada Allah adalah jalan menuju keberkahan dan keselamatan."
AdR.
Read More
Juni 17, 2026 | by cme2 | No comments
Rute goalpara sukakopi
Read More
Juni 17, 2026 | by cme2 | No comments
Kegiatan jalan pagi ibu-ibu PKK di lapang Merdeka. Dilaksanakan pada tgl 17 Juni 2026. Berangkat dari Cimahpar pukul 06.00 pagi hari. 
Kompak dan sehat......
Read More

Selasa, 16 Juni 2026

Juni 16, 2026 | by cme2 | No comments
Read More
Juni 16, 2026 | by cme2 | No comments

Pendahuluan

Indonesia memiliki banyak tradisi yang mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong. Salah satu tradisi yang masih lestari di masyarakat Sunda adalah botram. Tradisi ini bukan sekadar kegiatan makan bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun rasa persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.


Pengertian Botram

Botram adalah tradisi makan bersama khas masyarakat Sunda yang biasanya dilakukan dengan cara berkumpul di suatu tempat, kemudian menikmati makanan yang dibawa dari rumah masing-masing atau disiapkan secara gotong royong. Makanan biasanya disusun di atas daun pisang yang memanjang dan disantap bersama-sama dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Dalam bahasa Sunda, botram identik dengan kegiatan makan bersama secara sederhana namun penuh makna. Tradisi ini dapat dilakukan di rumah, balai warga, kebun, sawah, maupun tempat terbuka lainnya.


Sejarah dan Filosofi Botram

Botram telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Sunda sejak lama. Tradisi ini lahir dari kehidupan masyarakat agraris yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kebersamaan. Setelah bekerja bersama di sawah atau melakukan kegiatan sosial, masyarakat berkumpul untuk menikmati makanan bersama sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.

Filosofi utama botram adalah:

  1. Kebersamaan – Semua peserta duduk sejajar tanpa membedakan status sosial.
  2. Gotong Royong – Setiap orang berkontribusi membawa atau menyiapkan makanan.
  3. Berbagi Rezeki – Makanan yang dibawa dinikmati bersama tanpa memandang siapa yang membawanya.
  4. Silaturahmi – Menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga dan keluarga.
  5. Rasa Syukur – Ungkapan syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Tuhan.

Menu yang Umum Disajikan

Dalam kegiatan botram, makanan yang disajikan biasanya merupakan makanan khas Sunda, seperti:

  • Nasi liwet
  • Ayam goreng
  • Ikan asin
  • Pepes ikan
  • Tempe dan tahu
  • Lalapan segar
  • Sambal
  • Kerupuk
  • Aneka buah-buahan

Makanan tersebut ditata secara memanjang di atas daun pisang sehingga semua peserta dapat menikmatinya bersama-sama.

Manfaat Tradisi Botram

Tradisi botram memiliki banyak manfaat, antara lain:

1. Mempererat Silaturahmi

Botram menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul, berbincang, dan memperkuat hubungan sosial.

2. Menumbuhkan Gotong Royong

Setiap peserta berpartisipasi dalam menyiapkan makanan dan perlengkapan sehingga tercipta rasa tanggung jawab bersama.

3. Melestarikan Budaya Lokal

Botram membantu generasi muda mengenal dan mencintai budaya Sunda yang diwariskan oleh para leluhur.

4. Membangun Persatuan

Melalui makan bersama, perbedaan latar belakang sosial, ekonomi, maupun usia menjadi tidak terasa karena semua duduk dan menikmati hidangan yang sama.

Botram di Era Modern

Di era modern, tradisi botram masih sering dilakukan dalam berbagai kegiatan seperti acara keluarga, pertemuan RT/RW, kegiatan sekolah, komunitas, hingga perusahaan. Bahkan banyak kegiatan sosial dan budaya yang mengangkat kembali konsep botram sebagai sarana memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang semakin individualistis.

Penutup

Botram merupakan warisan budaya Sunda yang mengajarkan pentingnya kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur. Di tengah perkembangan zaman, tradisi ini tetap relevan karena mampu mempererat hubungan antarmanusia dan memperkuat persatuan masyarakat. Oleh karena itu, botram tidak hanya layak dilestarikan, tetapi juga dapat menjadi inspirasi untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis dan penuh kekeluargaan.

AdR

Motto Botram: "Dahar babarengan, silaturahmi ngaraketkeun dulur, gotong royong nguatkeun lembur."
(Makan bersama mempererat persaudaraan, gotong royong memperkuat kampung.)

Read More

Search Our Site