Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi

Minggu, 09 Agustus 2026

Agustus 09, 2026 | by cme2 | No comments

Jumat, 7 Agustus 2026

Penceramah : KH. IPTU JUJUN JUNAEDI (DA'I POLRI)

Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kepada kita berbagai nikmat, terutama nikmat iman, Islam, kesehatan, kesempatan, dan nikmat berkumpul di rumah Allah untuk melaksanakan ibadah Jumat.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat, dan seluruh umatnya yang istiqamah mengikuti ajaran beliau hingga akhir zaman.

Mari Meningkatkan Ketakwaan

Dalam khutbah Jumat, khatib mengawali nasihatnya dengan mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Takwa bukan hanya persoalan seberapa banyak kita melaksanakan ibadah ritual. Takwa juga harus memberikan pengaruh nyata terhadap perilaku, ucapan, sikap, dan hubungan kita dengan sesama manusia.

Shalat seharusnya membuat kita semakin mampu meninggalkan perbuatan buruk. Puasa seharusnya melatih kita mengendalikan hawa nafsu. Membaca Al-Qur'an seharusnya membentuk akhlak yang lebih baik. Dan semakin dekat seseorang kepada Allah, seharusnya semakin baik pula perilakunya terhadap orang lain.

Karena itu, ukuran ketakwaan tidak cukup hanya dilihat dari bagaimana seseorang beribadah ketika berada di masjid, tetapi juga bagaimana ia bersikap ketika berada di tengah masyarakat.

Apakah ia jujur?

Apakah ia menjaga amanah?

Apakah ia menjaga lisannya?

Apakah ia menghormati hak orang lain?

Apakah ia mampu meminta maaf ketika melakukan kesalahan?

Dan apakah ia mampu menerima bahwa dirinya tidak selalu benar?

Semua itu merupakan bagian dari akhlak yang harus tumbuh dari ketakwaan.

---

Jangan Meremehkan Dosa

Khatib juga mengingatkan jamaah agar tidak meremehkan dosa sekecil apa pun.

Kadang-kadang seseorang berkata, “Ah, hanya bohong sedikit.”

"Hanya membicarakan orang sebentar."

"Hanya meneruskan berita dari WhatsApp."

"Tidak ada yang dirugikan."

Padahal sesuatu yang dianggap kecil dan dilakukan berulang-ulang dapat menjadi perkara yang besar.

Allah SWT berfirman dalam QS. Az-Zalzalah ayat 7–8:

«فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ ۝ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ»

«“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya.”»

Ayat ini mengingatkan kita bahwa tidak ada amal yang benar-benar hilang dari pengetahuan Allah SWT.

Kebaikan sekecil apa pun akan diketahui Allah, demikian pula keburukan sekecil apa pun.

Karena itu, jangan merasa aman hanya karena sebuah dosa tidak diketahui manusia.

Mungkin manusia tidak melihat.

Mungkin keluarga tidak mengetahui.

Mungkin tetangga tidak tahu.

Mungkin tidak ada yang memberikan teguran.

Tetapi Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu.

---

Dosa yang Terus Diulang Dapat Menutupi Hati

Yang lebih berbahaya bukan hanya melakukan dosa, tetapi ketika seseorang sudah tidak lagi merasa bahwa perbuatannya adalah dosa.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Muthaffifin ayat 14:

«كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ»

«“Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang selalu mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.”»

Ayat ini memberikan peringatan bahwa perbuatan buruk yang terus dilakukan dapat menimbulkan karat atau penutup pada hati.

Awalnya seseorang berbuat dosa dan merasa bersalah.

Kemudian dosa itu diulangi.

Lama-kelamaan rasa bersalah berkurang.

Akhirnya, sesuatu yang dahulu dianggap salah mulai dianggap biasa.

Bahkan pada keadaan tertentu, seseorang bisa sampai menganggap perbuatan buruknya sebagai sesuatu yang benar.

Allah berfirman dalam QS. Fathir ayat 8:

«“Maka apakah orang yang dijadikan terasa indah baginya perbuatan buruknya, lalu dia memandangnya sebagai sesuatu yang baik...”»

Inilah keadaan yang harus kita takuti.

Bukan hanya takut melakukan dosa, tetapi juga takut kehilangan kemampuan untuk merasa bahwa dosa itu adalah dosa.

---

Dusta: Dosa yang Sering Dianggap Sepele

Salah satu dosa yang menjadi perhatian khusus dalam khutbah adalah dusta atau kebohongan.

Dusta sering dianggap sebagai sesuatu yang ringan. Padahal Rasulullah SAW memberikan peringatan keras tentang bahaya kebohongan.

Rasulullah SAW bersabda:

«“Jauhilah kebohongan, karena kebohongan membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke neraka.”

(HR. Bukhari dan Muslim)»

Kebohongan tidak selalu berupa perkataan secara langsung.

Pada zaman sekarang, dusta dapat dilakukan melalui:

- pesan WhatsApp;

- Facebook;

- Instagram;

- TikTok;

- video;

- komentar;

- berita yang belum terverifikasi;

- foto yang diberi keterangan palsu;

- atau menyebarkan informasi yang kita sendiri belum mengetahui kebenarannya.

Karena itu, jari-jari kita juga harus bertakwa, bukan hanya lisan kita.

Sebelum menekan tombol kirim, bertanyalah kepada diri sendiri:

Apakah ini benar?

Apakah sumbernya jelas?

Apakah bermanfaat?

Apakah jika ternyata salah saya siap mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah?

Jika tidak yakin, maka lebih baik diam daripada menyebarkan sesuatu yang dapat menjadi dosa.

---

Dusta yang Berubah Menjadi Fitnah

Dusta menjadi semakin berbahaya ketika berkembang menjadi fitnah.

Sebuah berita yang tidak benar dapat merusak nama baik seseorang.

Satu pesan yang tidak benar dapat menimbulkan permusuhan.

Satu tuduhan yang tidak terbukti dapat menghancurkan hubungan keluarga.

Bahkan sebuah unggahan di media sosial dapat dilihat oleh ratusan atau ribuan orang.

Karena itu, jangan pernah menganggap ringan kalimat:

«“Saya hanya meneruskan.”»

Meneruskan informasi yang salah tetap dapat membawa akibat.

Islam mengajarkan tabayun, yaitu memeriksa dan memastikan kebenaran informasi sebelum mengambil sikap.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 6:

«“Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepadamu seorang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan, yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.”»

Ayat ini sangat relevan dengan kehidupan kita saat ini.

Jangan cepat percaya. Jangan cepat menyebarkan. Jangan cepat menuduh. Tabayun terlebih dahulu.

---

Tanda-Tanda Kemunafikan

Rasulullah SAW juga mengingatkan tentang beberapa sifat yang merupakan tanda kemunafikan.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan:

«“Tanda orang munafik ada tiga: apabila berbicara dia berdusta, apabila berjanji dia mengingkari, dan apabila diberi amanah dia berkhianat.”»

Maka yang harus kita lakukan bukan sibuk mencari siapa orang munafik di sekitar kita.

Justru hadis ini harus menjadi cermin bagi diri sendiri.

Apakah saya masih sering berbohong?

Apakah saya sering mengingkari janji?

Apakah saya pernah menyalahgunakan amanah?

Kalau ada, mari segera memperbaikinya.

Jangan sampai kita rajin mencari kesalahan orang lain, tetapi lupa melakukan introspeksi terhadap diri sendiri.

---

Jangan Merasa Diri Paling Benar

Pesan penting lainnya yang dapat kita ambil adalah agar kita tidak mudah merasa paling benar dan paling baik.

Dalam kehidupan bermasyarakat, perbedaan pendapat adalah sesuatu yang wajar.

Bisa jadi pendapat kita benar dalam satu hal, tetapi ada bagian yang belum kita ketahui.

Bisa jadi orang yang kita anggap salah ternyata memiliki alasan yang belum kita dengar.

Bisa jadi kita memiliki sebagian kebenaran dan orang lain juga memiliki sebagian kebenaran.

Karena itu Allah SWT berfirman:

«فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ»

«“Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.”

(QS. An-Najm: 32)»

Ayat ini mengajarkan kepada kita agar tidak mudah merasa diri paling baik, paling suci, atau paling benar.

Dalam menghadapi perbedaan, hendaknya kita mendengar sebelum menilai, bertanya sebelum menuduh, dan bermusyawarah sebelum mengambil keputusan.

---

Menjaga Lisan adalah Bentuk Ketakwaan

Rasulullah SAW bersabda:

«“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.”

(HR. Bukhari dan Muslim)»

Betapa sederhana tuntunan ini, tetapi betapa besar manfaatnya.

Jika perkataan kita benar dan bermanfaat, sampaikan.

Jika perkataan kita dapat mendamaikan, sampaikan.

Jika perkataan kita dapat memberikan nasihat, sampaikan dengan cara yang baik.

Tetapi jika perkataan kita hanya akan menimbulkan fitnah, mempermalukan orang, membuka aib, atau menimbulkan permusuhan, maka diam adalah pilihan yang lebih selamat.

Jangan sampai lisan yang seharusnya digunakan untuk berdzikir kepada Allah justru digunakan untuk menyakiti sesama.

---

Mari Kita Jadikan Takwa sebagai Akhlak

Pada akhirnya, ketakwaan harus terlihat dalam kehidupan nyata.

Orang yang bertakwa akan berusaha jujur meskipun kejujuran itu berat.

Ia menjaga amanah meskipun tidak ada yang mengawasi.

Ia menjaga lisannya meskipun memiliki kesempatan untuk membicarakan keburukan orang lain.

Ia mau meminta maaf ketika salah.

Ia mau menerima nasihat.

Ia tidak mudah menuduh.

Ia tidak menyebarkan berita yang belum jelas.

Dan ia tidak merasa dirinya selalu benar.

Mari kita jadikan masjid bukan hanya tempat kita memperbaiki hubungan dengan Allah, tetapi juga tempat kita belajar memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Semoga setelah keluar dari masjid, kita menjadi manusia yang lebih jujur, lebih santun, lebih sabar, lebih bijaksana, dan lebih berhati-hati dalam berbicara.

Ya Allah, bersihkan hati kami dari kesombongan, kedengkian, kebencian, dan prasangka buruk.

Ya Allah, jadikan lisan kami lisan yang jujur dan senantiasa berkata baik.

Jauhkan kami dari dusta, fitnah, ghibah, namimah, dan segala perkataan yang dapat menyakiti serta merugikan sesama.

Ya Allah, jika kami salah, berikanlah kepada kami kekuatan untuk mengakui kesalahan. Jika kami benar, jauhkan kami dari kesombongan. Dan jika kami menghadapi perbedaan, berikanlah kami kebijaksanaan untuk menyelesaikannya dengan musyawarah dan cara yang Engkau ridhai.

Semoga Allah SWT menjadikan kita semua hamba-hamba-Nya yang senantiasa bertakwa, menjaga lisan, menjaga amanah, mencintai kejujuran, dan memperbaiki akhlak.

Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

Pesan Utama Khutbah

«“Jangan hanya bertanya: Apakah saya benar? Tetapi tanyakan juga: Apakah cara saya sudah benar? Jangan hanya takut melakukan dosa, tetapi takutlah ketika hati kita sudah tidak lagi merasa bahwa dosa itu adalah dosa.”»

KH. IPTU JUJUN JUNAEDI (DA'I POLRI)

Masjid Al Hidayah – Cimahpar Endah 2

Jumat, 7 Agustus 2026

Read More
Agustus 09, 2026 | by cme2 | No comments

Beberapa orang kadang merasa paling benar, padahal bisa jadi dia salah atau orang lain juga benar. Tabayunlah sebelum kita berkesimpulan, mintalah petunjuk kepada اَللّهُ agar kita selalu diberi petunjuk dan perlindungan dari اَللّهُ سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. 

1. QS. An-Najm ayat 32 — jangan merasa diri paling suci

فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ

“Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.”
(QS. An-Najm: 32)

Ini sangat tepat untuk orang yang merasa dirinya paling benar atau paling baik. Kita boleh meyakini pendapat kita benar berdasarkan dalil, tetapi tidak pantas menganggap diri pasti paling benar dan orang lain pasti salah.


2. QS. Al-Isra ayat 36 — jangan mengikuti sesuatu tanpa pengetahuan

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ

“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.”

Ayat ini mengajarkan pentingnya ilmu dan kepastian sebelum menilai orang lain. Jangan hanya berdasarkan cerita, dugaan, atau informasi sepihak.

Sangat relevan dengan kehidupan sekarang, terutama ketika seseorang langsung menyimpulkan sesuatu dari WhatsApp, media sosial, atau kabar dari orang lain.


3. QS. Al-Hujurat ayat 6 — periksa informasi sebelum mengambil sikap

فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan, yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.”

Ini sangat penting dalam persoalan perselisihan antarwarga.

Seseorang bisa merasa dirinya benar karena hanya mendengar cerita dari satu pihak. Padahal setelah dilakukan tabayun, ternyata persoalannya berbeda.


4. QS. Al-Hujurat ayat 12 — jangan berprasangka

اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ

“Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.”

Orang yang merasa paling benar terkadang sampai pada tahap menilai niat orang lain:

"Dia pasti sengaja."
"Dia memang orangnya begitu."
"Dia pasti punya maksud buruk."

Padahal kita tidak mengetahui isi hati seseorang.


5. QS. Al-Baqarah ayat 216 — sesuatu yang kita benci bisa jadi baik

وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”

Ayat ini mengingatkan bahwa penilaian manusia terbatas. Apa yang menurut kita benar belum tentu seluruh persoalannya kita ketahui.


6. QS. Al-Baqarah ayat 113 — masing-masing pihak mengklaim dirinya benar

Ayat ini bahkan menggambarkan fenomena yang sangat mirip:

وَقَالَتِ الْيَهُودُ لَيْسَتِ النَّصَارَىٰ عَلَىٰ شَيْءٍ وَقَالَتِ النَّصَارَىٰ لَيْسَتِ الْيَهُودُ عَلَىٰ شَيْءٍ

“Dan orang-orang Yahudi berkata, ‘Orang-orang Nasrani itu tidak memiliki suatu pegangan,’ dan orang-orang Nasrani berkata, ‘Orang-orang Yahudi tidak memiliki suatu pegangan.’”

Ayat ini menggambarkan bagaimana masing-masing kelompok merasa pihaknyalah yang benar dan pihak lain salah.


Yang paling cocok untuk kasus yang Anda maksud

Kalau konteksnya adalah perselisihan di masyarakat, saya akan menggabungkan tiga ayat:

QS. An-Najm: 32 → jangan merasa diri paling benar/suci.
QS. Al-Hujurat: 6 → tabayun sebelum menilai.
QS. Al-Hujurat: 12 → jangan berprasangka.

Pesan yang sangat bagus untuk disampaikan:

“Dalam kehidupan bermasyarakat, jangan merasa bahwa kebenaran selalu berada di pihak kita. Bisa jadi kita benar dalam satu hal, tetapi keliru dalam hal yang lain. Bisa jadi orang yang kita anggap salah ternyata memiliki sebagian kebenaran. Karena itu Allah mengingatkan, ‘Janganlah kamu menganggap dirimu suci; Dialah yang paling mengetahui siapa yang bertakwa.’ (QS. An-Najm: 32).

Sebelum menilai, lakukan tabayun. Sebelum menuduh, cari tahu. Sebelum menyalahkan, dengarkan kedua belah pihak. Sebab manusia memiliki keterbatasan pengetahuan, sedangkan Allah Maha Mengetahui.”

Menurut saya, kalimat “bisa jadi kita benar, tetapi tidak berarti orang lain seluruhnya salah” sangat bagus dijadikan prinsip dalam menyelesaikan persoalan warga.

Read More

Sabtu, 08 Agustus 2026

Agustus 08, 2026 | by cme2 | 1 comment

Sukabumi, 6 Agustus 2026 — Dalam upaya mencari jalan keluar yang konstruktif atas perbedaan pandangan mengenai keberadaan dan aktivitas lembaga pendidikan di lingkungan Perumahan Cimahpar Endah 2, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memfasilitasi pertemuan antara unsur masyarakat, pengelola lembaga pendidikan, dan yayasan yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan di kawasan tersebut.

Pertemuan dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di ruang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan berbagai pihak secara langsung, membuka ruang komunikasi, menyampaikan pandangan masing-masing, serta mencari solusi yang dapat diterima bersama dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan keberlangsungan pendidikan.

Dari unsur masyarakat RW 11 Cimahpar Endah 2, hadir Ketua RW Ade Rusliana (AdR) bersama beberapa unsur pengurus dan warga, yaitu Anen, Subekti, dan Chece. Sementara itu, dari TK Dharma Ayah hadir Bapak Wawan dan Ibu Ade. Dari pihak Yayasan Al-Khoiriyah hadir Sakti, Ine, Dewi 1, Dewi 2, Teguh, serta beberapa perwakilan lainnya.

Hal yang menarik dalam pertemuan tersebut adalah bahwa hampir seluruh peserta yang hadir merupakan warga Cimahpar Endah 2. Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan yang sedang dibicarakan sesungguhnya merupakan persoalan internal masyarakat yang membutuhkan penyelesaian dengan semangat kekeluargaan, komunikasi, dan musyawarah.

Mencari Titik Temu

Pertemuan ini dilaksanakan karena terdapat perbedaan pandangan antara sebagian warga dengan pihak yayasan/lembaga pendidikan mengenai aktivitas pendidikan yang berlangsung di kawasan Perumahan Cimahpar Endah 2, khususnya berkaitan dengan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) kompleks.

Sebagian warga menyampaikan keberatan karena berpendapat bahwa fasilitas umum yang berada di lingkungan perumahan pada prinsipnya harus dilindungi dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya serta tetap memperhatikan kepentingan seluruh warga. Warga juga mempertanyakan aspek rekomendasi atau persetujuan lingkungan terhadap penggunaan fasilitas tersebut untuk kegiatan yang bersifat kelembagaan.

Di sisi lain, pihak yayasan dan lembaga pendidikan tentu memiliki argumentasi dan kepentingan tersendiri, terutama berkaitan dengan keberlangsungan kegiatan pendidikan serta kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan.

Masing-masing pihak kemudian diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, alasan, serta argumentasinya. Perbedaan pendapat tersebut dibahas dalam suasana yang relatif terbuka dan konstruktif.

Dari pembahasan yang berkembang, terdapat satu kesimpulan penting yang patut menjadi perhatian bersama, yaitu bahwa perbedaan pandangan yang terjadi salah satunya dipengaruhi oleh kurang optimalnya komunikasi dan koordinasi antarpihak.

Karena itu, penyelesaian persoalan tidak semata-mata harus dilihat sebagai pertentangan antara warga dengan yayasan, tetapi sebagai persoalan bersama yang perlu diselesaikan melalui komunikasi yang lebih baik.

Pendidikan Tetap Menjadi Kepentingan Bersama

Dalam konteks yang lebih luas, masyarakat tentu menyadari bahwa pendidikan merupakan kebutuhan fundamental dan hak setiap anak. Pemerintah saat ini juga terus memperkuat kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup pendidikan wajib selama 12 tahun serta penguatan satu tahun pendidikan prasekolah.

Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan anak sejak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Oleh karena itu, masyarakat Cimahpar Endah 2 pada prinsipnya tidak berada pada posisi yang menolak pendidikan. Justru keberadaan lembaga pendidikan di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi anak-anak dan keluarga di lingkungan sekitar.

Namun demikian, keberlangsungan kegiatan pendidikan juga perlu berjalan seiring dengan ketertiban lingkungan, kepentingan warga, kepastian administrasi, serta perlindungan terhadap aset dan fasilitas umum yang berada di lingkungan perumahan.

Dengan demikian, kepentingan pendidikan dan kepentingan masyarakat sebenarnya bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan berdampingan apabila terdapat komunikasi, aturan yang jelas, kesepakatan bersama, serta penghormatan terhadap hak dan kepentingan masing-masing pihak.

Fasum Kompleks Harus Dilindungi dan Dikelola Secara Bijaksana

Salah satu hal penting yang menjadi perhatian masyarakat adalah keberadaan fasilitas umum Cimahpar Endah 2.

Fasilitas umum merupakan bagian penting dari lingkungan permukiman. Keberadaannya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat dan harus dijaga agar tetap memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Karena itu, setiap pemanfaatan fasum untuk kegiatan tertentu idealnya dilakukan dengan memperhatikan status, peruntukan, ketentuan pengelolaan, persetujuan atau rekomendasi yang diperlukan, serta kepentingan warga secara keseluruhan.

Perlindungan fasum bukan berarti masyarakat menutup diri terhadap kegiatan sosial, keagamaan, pendidikan, atau kegiatan positif lainnya. Sebaliknya, perlindungan tersebut diperlukan agar setiap penggunaan fasilitas bersama memiliki dasar yang jelas, tidak menimbulkan konflik di kemudian hari, serta tetap memberikan rasa keadilan bagi seluruh warga.

Prinsip yang perlu dikedepankan adalah fasilitas bersama harus memberikan manfaat bersama.

Apabila suatu kegiatan menggunakan fasilitas yang berada di lingkungan masyarakat, maka komunikasi dengan pengurus lingkungan dan warga menjadi sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan seperti akses, keamanan, kebersihan, lalu lintas, parkir, penggunaan lahan, dan pemeliharaan fasilitas dapat dibicarakan sejak awal.

Penyelesaian Dikembalikan kepada Musyawarah di Lingkungan

Setelah mendengarkan pandangan dari berbagai pihak, pertemuan menghasilkan kesimpulan bahwa persoalan tersebut perlu dikembalikan kepada lingkungan masyarakat untuk diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.

Artinya, pihak-pihak yang berkepentingan diharapkan dapat duduk bersama kembali di tingkat lingkungan RW 11 Cimahpar Endah 2, dengan mengedepankan suasana kekeluargaan dan mencari solusi yang tidak merugikan pihak mana pun.

Musyawarah nantinya diharapkan tidak hanya membahas siapa yang benar dan siapa yang salah, tetapi lebih jauh mencari formula terbaik mengenai:

  1. Keberlangsungan kegiatan pendidikan.
  2. Kepentingan dan kenyamanan warga.
  3. Status serta peruntukan fasilitas umum.
  4. Mekanisme pemanfaatan fasum.
  5. Aspek administrasi dan rekomendasi lingkungan.
  6. Ketertiban, keamanan, kebersihan, dan lalu lintas di sekitar lokasi.
  7. Tanggung jawab pemeliharaan fasilitas yang digunakan.
  8. Bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi warga Cimahpar Endah 2.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan persoalan yang ada tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan, melainkan dapat menjadi momentum untuk membangun tata kelola lingkungan yang lebih baik.

Peran RW sebagai Jembatan Komunikasi

Sebagai pengurus lingkungan, RW 11 Cimahpar Endah 2 memiliki tanggung jawab untuk menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan berbagai pihak yang berkegiatan di lingkungan RW.

RW tidak seharusnya menjadi pihak yang memperuncing perbedaan, tetapi justru harus hadir untuk menjembatani kepentingan, membuka ruang dialog, menjaga ketertiban, dan mencari solusi yang adil.

Karena itu, hasil pertemuan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi akan menjadi dasar bagi pengurus RW untuk kembali melakukan komunikasi dan musyawarah dengan pihak-pihak terkait di lingkungan Cimahpar Endah 2.

Diharapkan semua pihak dapat mengedepankan prinsip tabayun, musyawarah, saling menghormati, dan mengutamakan kepentingan bersama.

Pada akhirnya, yang ingin dicapai bukanlah kemenangan salah satu pihak, melainkan terciptanya kondisi di mana anak-anak tetap mendapatkan pendidikan yang baik, lembaga pendidikan dapat menjalankan kegiatannya secara tertib, sementara hak dan kepentingan warga serta keberadaan fasilitas umum tetap terlindungi.

Apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi

Pengurus RW 11 Cimahpar Endah 2 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi yang telah membuka ruang dialog dan memfasilitasi pertemuan antara ketiga pihak.

Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa persoalan di tengah masyarakat dapat dicarikan jalan keluar melalui komunikasi dan dialog yang difasilitasi oleh pihak yang memiliki kewenangan.

Dari Cimahpar Endah 2 menuju Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, perjalanan yang ditempuh kurang lebih 27 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar satu jam. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar pengurus RW untuk menjalankan tanggung jawab kepada warga dan mencari solusi terbaik atas persoalan yang berkembang di lingkungan.

Mampir Makan, Menutup Perjalanan dengan Kebersamaan

Sepulang dari pertemuan, rombongan menyempatkan diri untuk beristirahat sekaligus makan bersama di SIMLI Resto, yang dikenal dengan sajian sop sapi dan sop kambing.

Nama "SIMLI" sendiri merupakan singkatan dari Simpangan Lio. Makan bersama menjadi penutup perjalanan yang cukup panjang sekaligus menjadi kesempatan untuk kembali berdiskusi secara santai mengenai berbagai hal yang telah dibicarakan dalam pertemuan di Dinas Pendidikan.

Perjalanan hari itu bukan sekadar perjalanan menghadiri sebuah rapat. Lebih dari itu, perjalanan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga komunikasi, mencari titik temu, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat dengan cara yang baik.

Membangun Cimahpar Endah 2 dengan Komunikasi dan Musyawarah

Pengurus RW 11 Cimahpar Endah 2 meyakini bahwa setiap persoalan di masyarakat selalu memiliki jalan keluar apabila semua pihak bersedia membuka ruang komunikasi.

Perbedaan pendapat adalah sesuatu yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana perbedaan tersebut dikelola agar tidak berubah menjadi konflik.

Pendidikan harus terus didukung. Anak-anak harus mendapatkan kesempatan belajar yang baik. Lembaga pendidikan harus dapat berkembang secara tertib. Pada saat yang sama, masyarakat juga memiliki hak untuk mendapatkan lingkungan yang aman, nyaman, tertib, dan memiliki kepastian dalam pemanfaatan fasilitas umum.

Karena itu, pendidikan, kepentingan warga, dan perlindungan fasilitas umum harus ditempatkan dalam satu kerangka kepentingan bersama.

Semoga musyawarah lanjutan di tingkat RW nantinya dapat menghasilkan kesepakatan yang terbaik bagi seluruh pihak. Bukan sekadar menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi juga membangun mekanisme komunikasi dan tata kelola yang lebih baik untuk masa yang akan datang.

Dari Cimahpar Endah 2, kita belajar bahwa perbedaan tidak harus menjadi perpecahan. Dengan komunikasi, musyawarah, dan niat baik, perbedaan dapat menjadi jalan menuju kesepakatan dan kemajuan bersama.

Pengurus RW 11 Cimahpar Endah 2

"Menjaga Pendidikan, Melindungi Fasilitas Bersama, dan Merawat Kerukunan Warga."

 

Read More

Rabu, 05 Agustus 2026

Agustus 05, 2026 | by cme2 | No comments
Pada hari Rabu, 5 Agustus 2026 telah dilaksanakan pertemuan rutin kelompok PKK Cimahpar Endah 2, yg dihadiri oleh 36 orang. Dilaksanakan dari pukul 9.30 - 11.45 di Balai Pertemuan Warga.
Pertemuan ini diselenggarakan oleh ibu² PKK dari RT 05 dengan sangat apik dan terkoordinir dengan baik.
Pada kesempatan ini pembahasan masih tetap membahas program dari tiap pokja, baik itu evaluasi kegiatan yg telah terlaksana maupun yg akan dilaksanakan.
Pokok pembahasan yg lebih spesifik adalah mengenai pendirian koperasi PKK yg di beri nama " Koperasi Makmur Sejahtera", dengan susunan kepengurusan sbb :
Penanggung Jawab : Ibu Ketua PKK, Ibu Nina Ade
Pengawas 1 : Ibu Winda Chaerul
Pengawas 2 : Ibu Yuyu Suharna
Pengawas 3 : Ibu Aan Achdy
Ketua            : Ibu Rida Cece
Sekertaris    : Ibu Tia Doni
Bendahara Simpan Pinjam :
1. Ibu Letty Iwan
2. Ibu Dini Rinantha
Bendahara Barang :
1. Ibu Ratu Ache
2. Ibu Meni Adnan

Persyaratan menjadi anggota diantaranya :
- Berusia lebih dari 18 thn
- Warga Cimahpar Endah 2
- siap melaksanakan ketentuan dan syarat program simpan pinjam dan pembelian barang
- menyimpan simpanan pokok sebesar 20 rb, simpanan wajib tiap bulan sebesar 10 rb dan sukarela (bebas)

Tiap acara yg dilaksanakan diikuti dengan khidmat, penuh antusias dan terprogram dgn baik.
Harapan : Dengan didirikannya koperasi dapat membantu mensejahterakan para anggotanya dan lebih memakmurkan warga Cimahpar Endah 2.
Read More
Agustus 05, 2026 | by cme2 | No comments

 




Rabu, 5 Agustus 2026, menjadi agenda rutin yang kembali dinantikan oleh anggota APRAK (Ajang Pagi Rakyat Aktif) RW 11 Cimahpar Endah 2. Kegiatan jalan kaki yang biasa dilaksanakan setiap hari Rabu kali ini mengambil lokasi di Lapang Merdeka (Lapdek) Kota Sukabumi, salah satu ruang terbuka hijau yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Sukabumi.

Perjalanan dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Seluruh peserta berangkat dari Perumahan Cimahpar Endah 2 menggunakan mobil Agya Hitam "Kejujuran" dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan. Selama perjalanan, obrolan ringan, canda tawa, dan berbagai cerita membuat perjalanan terasa singkat dan menyenangkan.

Sebelum memulai aktivitas olahraga, rombongan terlebih dahulu menikmati sarapan bersama berupa bubur ayam di kawasan sekitar Pendopo Kota Sukabumi. Sarapan sederhana tersebut menjadi momen kebersamaan yang hangat sekaligus menambah energi sebelum memulai aktivitas fisik. Sambil menikmati hidangan, para anggota saling bertukar cerita mengenai kegiatan sehari-hari, kesehatan, hingga berbagai rencana kegiatan APRAK ke depan.

Usai sarapan, rombongan menuju kawasan Lapang Merdeka (Lapdek) untuk memulai jalan kaki. Udara pagi yang masih segar, pepohonan yang rindang, serta suasana taman kota yang bersih membuat aktivitas olahraga terasa semakin nyaman. Jalur pejalan kaki yang tertata rapi mengajak setiap peserta menikmati setiap langkah dengan santai namun tetap bermanfaat bagi kesehatan.

Beberapa putaran berhasil ditempuh mengelilingi Lapang Merdeka. Di sela-sela perjalanan, peserta beberapa kali berhenti untuk mengabadikan momen melalui foto bersama di berbagai sudut yang menarik. Senyum ceria dan semangat kebersamaan tampak menghiasi wajah seluruh peserta, menjadi kenangan indah yang layak disimpan.

Suasana semakin berkesan ketika salah seorang anggota bertemu dengan kawan lama yang sudah cukup lama tidak berjumpa. Pertemuan yang tidak direncanakan tersebut menjadi kejutan yang menyenangkan. Mereka saling berbincang, mengenang masa lalu, dan mengabadikan momen pertemuan tersebut dalam sebuah foto bersama. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan olahraga tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan jasmani, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi.

Kegiatan jalan kaki rutin seperti ini memberikan banyak manfaat. Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, menurunkan risiko berbagai penyakit, dan meningkatkan stamina, olahraga bersama juga memperkuat rasa persaudaraan di antara anggota APRAK. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana santai menjadi modal penting untuk terus membangun kekompakan dan semangat gotong royong di lingkungan RW 11 Cimahpar Endah 2.

Menjelang siang, setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan pun kembali pulang ke Cimahpar Endah 2 dengan hati yang gembira. Meskipun hanya berlangsung beberapa jam, kegiatan sederhana ini mampu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan, menyehatkan, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antaranggota.

Semoga kegiatan Rabu Sehat APRAK ini terus dapat dilaksanakan secara rutin dengan tujuan yang berbeda-beda sehingga semakin banyak tempat menarik yang dapat dikunjungi. Semangat hidup sehat, mempererat silaturahmi, dan menikmati indahnya kebersamaan diharapkan terus menjadi ciri khas komunitas APRAK RW 11 Cimahpar Endah 2.

"Tubuh yang sehat lahir dari kebiasaan yang baik, sedangkan kebersamaan yang kuat lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama."


Read More

Rabu, 29 Juli 2026

Juli 29, 2026 | by cme2 | 2 comments

 


Cimahpar Endah 2 RW 11, Rabu, 29 Juli 2026 – Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terasa di kediaman Pak Deni Ramdhany setelah salat Dzuhur. Anggota Grup APRAK (Ajang Paguyuban Rutin Aktivitas Kesehatan), yaitu komunitas jalan santai warga RW 11 Perum Cimahpar Endah 2, berkumpul untuk menikmati makan siang bersama dengan menu istimewa berbahan dasar ikan marlin.

Kegiatan ini berawal dari perjalanan Grup APRAK ke Palabuhanratu pada Rabu, 22 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, beberapa anggota membeli tulang ikan marlin beserta dagingnya untuk kemudian diolah menjadi berbagai hidangan khas yang menggugah selera.

Pada hari ini, seluruh bahan tersebut dimasak langsung oleh Pak Deni Ramdhany di rumahnya. Dengan penuh semangat dan kebersamaan, lahirlah beragam menu lezat, di antaranya sop ikan marlin, rendang ikan marlin, serta beberapa olahan pendamping lainnya yang semakin melengkapi santapan siang bersama.

Kegiatan makan bersama ini bukan sekadar menikmati hidangan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Dalam suasana santai, penuh canda dan tawa, setiap anggota saling bertukar cerita, pengalaman, serta memperkuat rasa persaudaraan yang selama ini telah terjalin melalui kegiatan jalan santai rutin.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)»

Hadis ini mengingatkan bahwa silaturahmi bukan hanya membawa kebahagiaan di dunia, tetapi juga menjadi sebab turunnya keberkahan rezeki dan umur yang penuh manfaat.

Selain mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Rezeki yang diperoleh dari hasil perjalanan dapat dinikmati bersama, sehingga kebahagiaan pun dirasakan oleh seluruh anggota.

Allah SWT berfirman:

«"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu."

(QS. Ibrahim: 7)»

Ayat tersebut mengajarkan bahwa rasa syukur tidak hanya diucapkan dengan lisan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagi, kebersamaan, dan memanfaatkan nikmat Allah untuk mempererat ukhuwah.

Semoga kebersamaan Grup APRAK terus terjaga, semakin kompak, sehat, serta menjadi inspirasi bagi warga lainnya untuk terus membangun persaudaraan, saling membantu, dan menghidupkan budaya gotong royong di lingkungan RW 11 Cimahpar Endah 2.

Resep Sop Ikan Marlin

Bahan:

- 500 gram daging ikan marlin.

- Tulang ikan marlin secukupnya.

- 2 liter air.

- 5 siung bawang putih, memarkan.

- 6 siung bawang merah, iris.

- 2 ruas jahe, memarkan.

- 2 batang serai, memarkan.

- 3 lembar daun salam.

- 2 batang daun bawang.

- Seledri secukupnya.

- Wortel dan kentang sesuai selera.

- Garam, gula, merica, dan kaldu secukupnya.

Cara Membuat:

1. Rebus tulang ikan hingga keluar kaldunya, kemudian saring.

2. Tumis bawang merah, bawang putih, dan jahe hingga harum.

3. Masukkan ke dalam kaldu bersama serai dan daun salam.

4. Tambahkan wortel dan kentang hingga setengah matang.

5. Masukkan potongan daging ikan marlin, masak sekitar 5–7 menit.

6. Beri garam, gula, merica, dan kaldu secukupnya.

7. Masukkan daun bawang dan seledri, kemudian sajikan hangat.


Resep Rendang Ikan Marlin

Bahan:

- 500 gram daging ikan marlin.

- 800 ml santan.

- 8 siung bawang merah.

- 5 siung bawang putih.

- 5 cabai merah besar.

- Cabai rawit sesuai selera.

- 2 ruas lengkuas.

- 2 ruas jahe.

- 2 ruas kunyit.

- 2 batang serai.

- 4 lembar daun jeruk.

- 2 lembar daun kunyit.

- Garam dan gula secukupnya.

Cara Membuat:

1. Haluskan bumbu, lalu tumis hingga harum.

2. Masukkan serai, daun jeruk, daun kunyit, dan lengkuas.

3. Tuangkan santan, aduk hingga mendidih.

4. Masukkan potongan ikan marlin secara perlahan.

5. Masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga kuah menyusut dan bumbu meresap.

6. Setelah rendang mengering dan berwarna kecokelatan, angkat dan sajikan.

Semoga kegiatan sederhana seperti makan bersama ini terus menjadi penguat tali persaudaraan, memperkokoh semangat kebersamaan, serta menjadi ladang amal yang penuh keberkahan bagi seluruh anggota Grup APRAK dan warga RW 11 Cimahpar Endah 2.

Read More
Juli 29, 2026 | by cme2 | 1 comment

 




Segala puji hanya milik Allah SWT yang masih memberikan nikmat iman, Islam, kesehatan, serta kesempatan kepada kita untuk kembali menghadiri majelis ilmu. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Oleh karena itu, menghadiri pengajian bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan ikhtiar untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.

1. Keutamaan Shalat Berjamaah

Shalat berjamaah memiliki keutamaan yang sangat besar dibandingkan shalat sendirian. Rasulullah ﷺ bersabda:

«"Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat."

(HR. Bukhari dan Muslim)»

Keutamaan ini menunjukkan betapa Islam sangat menganjurkan umatnya untuk memakmurkan masjid. Selain memperoleh pahala yang berlipat, shalat berjamaah juga mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan persaudaraan, serta melatih kedisiplinan dan kebersamaan dalam beribadah.

Allah SWT juga berfirman:

«"Dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk."

(QS. Al-Baqarah: 43)»

Ayat ini menjadi salah satu dalil penting mengenai anjuran melaksanakan ibadah bersama kaum muslimin.

2. Silaturahmi Membuka Pintu Rezeki dan Memperpanjang Umur

Silaturahmi bukan hanya mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan, tetapi juga membawa keberkahan hidup.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)»

Makna dipanjangkan umur menurut para ulama dapat berupa umur yang benar-benar dipanjangkan oleh Allah, atau umur yang diberkahi sehingga waktu yang dimiliki dipenuhi dengan amal-amal kebaikan yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

3. Keutamaan Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Allah memberikan keistimewaan kepada beberapa masjid yang memiliki nilai ibadah luar biasa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«"Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama seribu kali daripada shalat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram. Sedangkan shalat di Masjidil Haram lebih utama seratus ribu kali dibandingkan shalat di masjid lainnya."

(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)»

Keutamaan ini menjadi motivasi bagi setiap muslim yang diberi kesempatan menunaikan ibadah haji maupun umrah agar memperbanyak shalat selama berada di dua tanah suci tersebut.

4. Tiga Penyebab Malas Shalat Berjamaah

Di antara penyebab seseorang enggan melaksanakan shalat berjamaah ialah:

1. Malas melangkahkan kaki menuju masjid, padahal setiap langkah menuju masjid akan menghapus dosa dan mengangkat derajat.

2. Tidak mau meninggalkan kesibukan atau kesenangan dunia, sehingga urusan dunia lebih diutamakan daripada panggilan Allah.

3. Selalu ingin terburu-buru, sehingga menganggap shalat berjamaah menghabiskan waktu.

Padahal Allah SWT berfirman:

«"Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."

(QS. An-Nisa: 103)»

Seorang mukmin hendaknya menjadikan panggilan adzan sebagai prioritas utama dalam kehidupannya.

5. Amal Kebaikan Menghapus Keburukan

Setiap amal saleh yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi sebab dihapusnya dosa-dosa kecil.

Allah SWT berfirman:

«"Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik menghapuskan perbuatan-perbuatan yang buruk."

(QS. Hud: 114)»

Ayat ini mengajarkan bahwa jangan pernah berhenti berbuat baik. Membantu sesama, menjaga lisan, menghormati orang tua, bersedekah, dan beribadah dengan sungguh-sungguh akan menjadi penebus berbagai kesalahan yang pernah dilakukan.

6. Tujuh Golongan yang Mendapat Naungan Allah

Pada hari kiamat, ketika tidak ada naungan selain naungan Allah, terdapat tujuh golongan yang memperoleh perlindungan-Nya.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa di antaranya adalah:

- Pemimpin yang adil.

- Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah.

- Orang yang hatinya terpaut dengan masjid.

- Dua orang yang saling mencintai karena Allah.

- Orang yang menolak ajakan maksiat karena takut kepada Allah.

- Orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya.

- Orang yang mengingat Allah ketika sendirian hingga meneteskan air mata.

(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengingatkan kita agar memperbanyak sedekah dengan penuh keikhlasan tanpa mengharapkan pujian manusia.

7. Setiap Kebaikan Adalah Sedekah

Sedekah tidak selalu berupa harta atau uang.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«"Setiap kebaikan adalah sedekah."

(HR. Bukhari dan Muslim)»

Senyum kepada saudara, membantu tetangga, menyingkirkan duri dari jalan, memberikan nasihat yang baik, mengajarkan ilmu, bahkan menahan diri dari menyakiti orang lain semuanya bernilai sedekah di sisi Allah SWT.

Karena itu, jangan pernah merasa tidak mampu bersedekah. Selama kita masih mampu berbuat baik, pintu sedekah selalu terbuka.

Penutup

Para ulama mengatakan bahwa orang-orang yang membiasakan diri dengan amal kebaikan di dunia akan dimuliakan Allah dengan berbagai kebaikan di akhirat. Kehidupan dunia hanyalah tempat menanam, sedangkan akhirat adalah tempat memanen hasilnya.

Marilah kita menjadikan shalat berjamaah sebagai kebutuhan, mempererat silaturahmi, memakmurkan masjid, memperbanyak sedekah, serta terus mengisi hari-hari dengan amal saleh. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, memberikan keberkahan umur dan rezeki, serta mengumpulkan kita kelak bersama orang-orang yang saleh di surga-Nya.

Aamiin ya Rabbal 'Alamiin.

AdR

Read More
Juli 29, 2026 | by cme2 | 4 comments




Pasirhalang, 29 Juli 2026,
Pemerintahan Desa Pasirhalang memasuki babak baru dalam perjalanan penyelenggaraan pemerintahan desa. Bertempat di Aula Desa Pasirhalang, pada Rabu, 29 Juli 2026, telah dilaksanakan Rapat Paripurna Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pasirhalang yang dirangkaikan dengan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Penjabat (Pj.) Kepala Desa Pasirhalang, serta Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pasirhalang. Momentum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah tonggak penting dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan desa agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, efektif, dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, Badan Permusyawaratan Desa, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RW dan RT, kader PKK, Karang Taruna, serta berbagai elemen masyarakat Desa Pasirhalang. Pada kesempatan yang penuh khidmat tersebut, Bapak Asep Hermawan, S.IP. secara resmi diambil sumpahnya dan dilantik sebagai Penjabat Kepala Desa Pasirhalang, menggantikan almarhum Bapak Yusuf Purnama, Kepala Desa Pasirhalang yang telah wafat. 

Selain itu, juga dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pasirhalang sebagai bagian dari kesinambungan pelaksanaan program pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Mengenang Pengabdian Almarhum Bapak Yusuf Purnama Suasana haru menyelimuti rangkaian acara ketika seluruh hadirin mengenang sosok almarhum Bapak Yusuf Purnama , Kepala Desa Pasirhalang yang semasa hidupnya telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk kemajuan desa serta kesejahteraan masyarakat. Kepergian beliau merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Desa Pasirhalang. Selama memimpin desa, almarhum dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap aspirasi warga, serta memiliki komitmen dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik. 

Atas nama seluruh masyarakat RW 11 Cimahpar Endah 2, kami menyampaikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada almarhum Bapak Yusuf Purnama atas seluruh dedikasi, pengabdian, dan jasa yang telah diberikan kepada Desa Pasirhalang. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala kekhilafannya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

«"Apabila manusia meninggal dunia maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)»

Pengabdian yang dilakukan dengan penuh keikhlasan untuk kepentingan masyarakat merupakan warisan yang akan selalu dikenang sepanjang masa. Selamat Datang kepada Penjabat Kepala Desa yang Baru Dengan dilantiknya Bapak Asep Hermawan, S.IP. sebagai Penjabat Kepala Desa Pasirhalang, diharapkan estafet kepemimpinan desa dapat terus berjalan secara optimal. 

Atas nama keluarga besar RW 11 Cimahpar Endah 2, kami mengucapkan: Selamat mengemban amanah kepada Bapak Asep Hermawan, S.IP. sebagai Penjabat Kepala Desa Pasirhalang. Amanah sebagai pemimpin merupakan tanggung jawab yang besar. Masyarakat berharap kepemimpinan beliau mampu menjaga stabilitas pemerintahan desa, memperkuat pelayanan publik, melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan, serta menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami percaya bahwa dengan pengalaman, integritas, serta semangat pengabdian yang dimiliki, Bapak Asep Hermawan mampu menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan kepada masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian beliau. Pentingnya Peran Kepala Desa Kepala Desa merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. 

Berhasil atau tidaknya pembangunan desa sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan kepala desa. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah beberapa kali diubah dan ketentuannya disesuaikan melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, kepala desa memiliki tugas menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, melakukan pembinaan kemasyarakatan, serta memberdayakan masyarakat. 
 Selain itu, tugas kepala desa mencakup: 

  • - menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat; 
  • - mengelola keuangan dan aset desa secara transparan dan akuntabel; 
  • - meningkatkan pelayanan publik; - membina kehidupan sosial kemasyarakatan; 
  • - mendorong pertumbuhan ekonomi desa; 
  • - menjalin kemitraan dengan seluruh lembaga desa; 
  • - memastikan seluruh program pembangunan tepat sasaran. 

Seorang kepala desa bukan hanya pemimpin administratif, tetapi juga menjadi pengayom, pemersatu, motivator, dan teladan bagi seluruh warga. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 58: «"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkannya dengan adil."» Ayat tersebut mengingatkan bahwa kepemimpinan merupakan amanah yang harus dijalankan secara adil, jujur, dan penuh tanggung jawab. 

Rasulullah SAW juga bersabda: «"Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya." (HR. Bukhari dan Muslim)» 

Hadis ini menjadi pengingat bahwa setiap jabatan adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Peran Strategis Tim Penggerak PKK Selain pelantikan Penjabat Kepala Desa, kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Tim Penggerak PKK Desa Pasirhalang. PKK memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga. Melalui berbagai program pemberdayaan, PKK menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membangun masyarakat dari tingkat keluarga. 
Program PKK tidak hanya berkaitan dengan kegiatan ibu-ibu, tetapi juga menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, antara lain: 
  • - pendidikan keluarga; 
  • - kesehatan ibu dan anak; 
  • - pencegahan stunting; 
  • - peningkatan gizi keluarga; 
  • - pemberdayaan ekonomi rumah tangga; 
  • - pelestarian lingkungan; 
  • - ketahanan pangan keluarga; 
  • - pembinaan karakter generasi muda; 
  • - peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

 Keberhasilan pembangunan desa tidak akan tercapai tanpa keterlibatan aktif kaum perempuan melalui organisasi PKK. Oleh karena itu, sinergi antara Pemerintah Desa, PKK, BPD, LPM, Karang Taruna, RT, RW, kader Posyandu, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat. Sinergi untuk Membangun Desa Pasirhalang Kemajuan Desa Pasirhalang merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah desa tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Pasirhalang harus terus dipelihara sebagai modal sosial dalam membangun desa yang lebih maju, aman, sehat, religius, dan sejahtera. Masyarakat diharapkan terus mendukung berbagai program pemerintah desa melalui partisipasi aktif, menjaga persatuan, serta memperkuat budaya musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan. 

 Bagi masyarakat RW 11 Cimahpar Endah 2, sinergi dengan Pemerintah Desa Pasirhalang akan terus dijaga melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan, pembangunan lingkungan, pelayanan administrasi, pemberdayaan warga, pembinaan kepemudaan, olahraga, serta kegiatan sosial keagamaan. Harapan untuk Masa Depan Desa Pasirhalang Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika pemerintahan yang harus disikapi dengan optimisme. Setiap pemimpin datang membawa amanah untuk melanjutkan perjuangan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

Kami berharap Penjabat Kepala Desa bersama seluruh perangkat desa mampu menjaga kesinambungan pembangunan, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, serta membuka ruang komunikasi yang luas dengan seluruh elemen masyarakat. Demikian pula Tim Penggerak PKK Desa Pasirhalang diharapkan semakin aktif dalam memberdayakan keluarga, meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan desa. Acara ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Amir Desa Pasirhalang Bapak H.N. Ilyas, S.Ag.

Semoga Desa Pasirhalang senantiasa menjadi desa yang aman, harmonis, maju, mandiri, religius, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakatnya. Akhirnya, keluarga besar RW 11 Cimahpar Endah 2 mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian almarhum Bapak Yusuf. Selamat bertugas kepada Bapak Asep Hermawan, S.IP. sebagai Penjabat Kepala Desa Pasirhalang, serta selamat kepada jajaran Tim Penggerak PKK Desa Pasirhalang yang baru dilantik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan kepada seluruh pemimpin dan masyarakat Desa Pasirhalang dalam mewujudkan desa yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. "Bersama membangun desa, memperkuat persatuan, dan menghadirkan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat Pasirhalang."(AdR)
Read More

Selasa, 21 Juli 2026

Juli 21, 2026 | by cme2 | No comments

 



Makharijul Huruf (مخارج الحروف) adalah ilmu yang mempelajari tempat keluarnya huruf-huruf hijaiyah ketika diucapkan. Menguasai makhraj sangat penting agar bacaan Al-Qur'an benar dan tidak mengubah makna.

Apa itu makhraj?

Secara bahasa, makhraj berarti tempat keluar. Secara istilah, makhraj adalah tempat keluarnya suatu huruf sehingga huruf tersebut terdengar berbeda dari huruf lainnya.

Sebagai contoh:

  • ت (ta) keluar dari ujung lidah yang menyentuh pangkal gigi seri atas.
  • ط (tha) keluar dari tempat yang hampir sama, tetapi dengan sifat huruf yang lebih tebal (tafkhim). Jika salah mengucapkannya, arti kata bisa berubah.

Lima tempat utama makhraj

Menurut mayoritas ulama tajwid, terdapat 17 makhraj yang dikelompokkan ke dalam 5 tempat utama.

1. Al-Jauf (الجوف) – Rongga mulut dan tenggorokan

Huruf:

  • ا (Alif mati setelah fathah)
  • و (Wau mati setelah dhammah)
  • ي (Ya mati setelah kasrah)

Ketiga huruf ini disebut huruf mad (huruf panjang).

Contoh:

  • قَالَ
  • يَقُولُ
  • قِيلَ

2. Al-Halq (الحلق) – Tenggorokan

Terbagi menjadi tiga bagian:

a. Pangkal tenggorokan

  • ء (Hamzah)
  • ه (Ha)

b. Tengah tenggorokan

  • ع ('Ain)
  • ح (Ha)

c. Ujung tenggorokan

  • غ (Ghain)
  • خ (Kha)

3. Al-Lisan (اللسان) – Lidah

Merupakan tempat keluarnya sebagian besar huruf hijaiyah.

Huruf-hurufnya antara lain:

  • ق
  • ك
  • ج
  • ش
  • ي (bukan huruf mad)
  • ض
  • ل
  • ن
  • ر
  • ط
  • د
  • ت
  • ص
  • ز
  • س
  • ظ
  • ذ
  • ث

Setiap huruf memiliki posisi lidah yang berbeda sehingga menghasilkan bunyi yang khas.


4. Asy-Syafatan (الشفتان) – Dua bibir

Huruf:

  • ف (gigi atas menyentuh bibir bawah)
  • ب
  • م
  • و (bibir membulat)

5. Al-Khaisyum (الخيشوم) – Rongga hidung

Tempat keluarnya suara dengung (ghunnah) pada:

  • Mim bertasydid (مّ)
  • Nun bertasydid (نّ)
  • Bacaan tertentu pada hukum nun mati dan tanwin serta mim mati.

Mengapa makhraj penting?

  1. Menjaga kemurnian bacaan Al-Qur'an.
  2. Menghindari perubahan makna.
  3. Menyempurnakan tajwid sebagaimana diajarkan Rasulullah ﷺ.
  4. Membuat bacaan lebih indah dan jelas.

Tips belajar makhraj

  • Belajar langsung kepada guru yang menguasai tajwid.
  • Latih setiap huruf secara perlahan di depan cermin untuk memperhatikan gerakan lidah dan bibir.
  • Dengarkan bacaan qari yang baik, lalu tirukan.
  • Berlatih setiap hari, meskipun hanya 10–15 menit.
  • Fokus pada huruf yang sering tertukar, seperti:
    • س dengan ص
    • ت dengan ط
    • د dengan ض
    • ذ dengan ز
    • ح dengan ه
    • ع dengan ء
    • ق dengan ك

Menguasai makharijul huruf adalah langkah pertama dalam membaca Al-Qur'an dengan benar. Setelah makhraj dikuasai, pembelajaran dapat dilanjutkan dengan sifat-sifat huruf (ṣifātul ḥurūf), hukum nun mati dan tanwin, hukum mim mati, mad, waqaf, dan kaidah tajwid lainnya. Semoga Allah memudahkan kita membaca Al-Qur'an dengan bacaan yang benar dan penuh kekhusyukan. Aamiin.

Read More

Minggu, 19 Juli 2026

Juli 19, 2026 | by cme2 | No comments

 

Cimahpar Endah 2 RW 11 kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan sportivitas melalui penyelenggaraan Turnamen Futsal dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT RI yang bertujuan mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan masyarakat.

Turnamen berlangsung dengan penuh antusiasme dan diikuti oleh perwakilan dari seluruh RT di lingkungan CME2 RW 11. Sejak pertandingan pertama hingga babak final, para peserta menampilkan permainan yang menarik, penuh semangat juang, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fair play. Sorak sorai para pendukung semakin menambah semarak suasana, menjadikan setiap pertandingan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Setelah melalui persaingan yang kompetitif, diperoleh hasil sebagai berikut:

🏆 Juara 1 : RT 05

🥈 Juara 2 : RT 02

🥉 Juara 3 : RT 01

Selamat kepada seluruh tim yang berhasil meraih prestasi. Kemenangan ini merupakan hasil dari kerja sama tim, disiplin, latihan yang sungguh-sungguh, serta semangat pantang menyerah. Bagi tim yang belum berhasil menjadi juara, tetaplah menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kembali berprestasi pada kesempatan berikutnya.

Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, perangkat RW, para ketua RT, wasit, panitia pelaksana, sponsor, serta seluruh warga yang telah memberikan dukungan sehingga Turnamen Futsal CME2 RW 11 dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sukses.

Semangat kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan olahraga ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, dan membangun masyarakat yang sehat, kompak, serta harmonis.

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

"Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju."

Mari terus menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan demi mewujudkan lingkungan Cimahpar Endah 2 RW 11 yang semakin maju, aman, nyaman, dan penuh prestasi.

Selamat kepada para juara, dan terima kasih atas sportivitas serta semangat kebersamaan seluruh peserta. Sampai jumpa pada Turnamen Futsal HUT RI tahun berikutnya!Apabila akan dipasang di website desa atau media sosial RW.(AdR)



Read More

Sabtu, 18 Juli 2026

Juli 18, 2026 | by cme2 | No comments

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat, Pemerintah Desa Pasirhalang menyelenggarakan kegiatan Pelayanan Jemput Bola di lingkungan Perum Cimahpar Endah 2 RW 11. Kegiatan ini dilaksanakan pada:


Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Juli 2026

Waktu : Pukul 09.00 WIB s.d. selesai

Tempat : Bale Pertemuan Warga RW 11


Salah satu layanan utama yang diberikan dalam kegiatan ini adalah Pelayanan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan administrasi desa, seperti pembuatan surat pengantar KTP, surat pengantar berbagai perizinan, serta pelayanan administrasi lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan warga.

Sebelum kegiatan berlangsung, pengurus RW telah mengimbau seluruh warga agar memanfaatkan kesempatan pelayanan jemput bola ini untuk memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu. Warga juga diingatkan untuk membawa dokumen pendukung, terutama SPPT PBB tahun sebelumnya, guna memperlancar proses pelayanan.

Pelayanan ini dipimpin oleh petugas Pemerintah Desa Pasirhalang, Yoga Agung Agusti, bersama lima orang petugas lainnya yang memberikan pelayanan dengan ramah, cepat, dan profesional. Kehadiran mereka mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu memberikan kemudahan tanpa harus datang langsung ke kantor desa.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Tercatat sekitar 60 warga hadir dan memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Program pelayanan jemput bola seperti ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Selain menghemat waktu dan biaya, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara pemerintah desa dan warga. Kehadiran aparatur desa secara langsung di tengah masyarakat mencerminkan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang mudah dijangkau, cepat, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai wujud pelayanan publik yang prima. Melalui sinergi yang baik antara Pemerintah Desa Pasirhalang, pengurus RW, dan seluruh masyarakat, diharapkan tercipta pelayanan pemerintahan yang semakin berkualitas, transparan, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Atas terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Pasirhalang beserta Pengurus RW 11 menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir dan berpartisipasi aktif. Semoga semangat kebersamaan dan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat ini terus terjaga demi mewujudkan Desa Pasirhalang yang maju, tertib, dan melayani.





Read More

Search Our Site